Menampilkan postingan dengan label BYANTunjukkan semua
BBCA Turun 2,90% dan Jadi Pemberat Utama IHSG, MORA-DCII Menyusul
Akuisisi BYAN Rp26,1 Triliun Haji Isam Disorot, Risiko Jaminan PGUN-JARR Jadi Perhatian
Jhonlin Baratama Resmi Kuasai 30,25% Saham BYAN, Transaksi Rp26,1 Triliun Rampung
IHSG Turun 0,75%, Sektor Energi Paling Tertekan Gara-gara BYAN dan DSSA
Bayan Resources Cabut Keadaan Kahar, Investor Masih Menunggu Penjelasan Dampaknya
Moody’s Ubah Outlook BYAN Jadi Negatif, Produksi Bisa Anjlok ke 39 Juta Ton jika RKAB Tak Beres
Muat postingan lainnya Tak ada hasil yang ditemukan