PT Bahana TCW Investment Management adalah perusahaan joint-venture di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN ) bernama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) dengan Trust Company of the West, sebuah perusahaan manajer investasi dengan reputasi internasional yang berbasis di Los Angeles. PT Bahana TCW Investment Management terdaftar sebagai Manajer Investasi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

PT Bahana TCW Investment Management mengelola dana untuk klien institusional dan investor ritel serta menawarkan berbagai strategi investasi. Total dana kelolaan per-Maret 2020 adalah Rp 44.17 triliun.



Dewan Komisaris

Komisaris Utama Dwijanti Tjahjaningsih 
Komisaris Marc I. Stern 
Komisaris Independen Edgar Ekaputra

Dewan Direksi

Presiden Direktur Edward P. Lubis
Rukmi Proborini Direktur Pemasaran & Produk
Budi Hikmat Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonomi
Soni Wibowo  Direktur Riset dan Kepala Investasi Alternatif 

Reputasi


Selain mengelola aset perorangan, PT Bahana TCW Investment Management mengelola aset dari berbagai institusi terkemuka. Produk PT Bahana TCW Investment Management juga didistribusikan oleh Bank Mandiri Tbk, Bank CIMB Niaga Tbk, Bank Danamon Tbk, dan Standard Chartered Bank.

PT Bahana TCW Investment Management masuk ke peringkat tiga besar industri Reksa Dana terbaik di Tanah Air dengan aset yang dikelola mencapai Rp 50,67 triliun per Oktober 2019.

PT Bahana TCW Investment Management adalah penerima penghargaan bergengsi dari Majalah Alpha Southeast Asia sebagai the Best Asset and Fund Manager in Indonesia. Penghargaan dari majalah internasional ini sudah diterima selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2015 sampai dengan 2019.

Penghargaan lain diantaranya Reksa Dana Terbaik 2019 Bahana Dana Likuid - Lategori RD Pasar Uang Terbaik Periode 5 Tahun Kategori Aset di Atas 500M pada 2019 dari Infovesta dan Majalah Investor, Best Mutual Fund Award pada 2018, dan sebagainya.

Sejarah

PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) pertama kali didirikan dengan nama PT Atsil Sejati pada 1991 dengan akta pendirian yaitu Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Atsil Sejati No. 98 tanggal 10 Oktober 1991 jo. akta Perubahan Akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Atsil Sejati No.12 tanggal 7 Desember 1992, kedua akta tersebut dibuat di hadapan Mudofir Hadi, S.H., Notaris di Jakarta, dan telah mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Keputusannya No. C2-1127 HT.01.01.Th.93 tanggal 24 Februari 1993 dan telah didaftarkan di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berturut-turut di bawah No. 212/A.PT/HKM/1993/PN.JAK.SEL dan No. 324/A.PT/HKM/1993 yang keduanya tertanggal 9 Maret 1993 diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 33 tanggal 23 April 1993, Tambahan No. 1802/1993.

Untuk pertama kalinya Bahana TCW mulai mengelola dana nasabah sekitar Rp 10 miliar yaitu pada Mei 1995. Dan sejak itu Bahana TCW secara bertahap mulai dikenal dan mendapat kepercayaan nasabah, sehingga Dana Kelolaan (Asset Under Management) sampai akhir Februari 2020 telah mencapai lebih dari Rp 49,42 triliun.

Pada 2017, Bahana TCW meluncurkan Reksa Dana Bahana Core Protected Fund 129, Bahana Pendapatan Tetap Bersinar, Bahana Pendapatan Tetap Syariah Generasi Gemilang, Bahana Premium Protected Fund 128, Bahana Premium Protected Fund 131, Bahana Core Protected Fund 118, Bahana Prima Pendapatan Tetap, Bahana Premium Protected Fund 130, Bahana Premium Protected Fund 134, Bahana Prime Income Bond Fund, Bahana Core Protected Fund 132, Bahana Premium Protected Fund 135, Bahana Altera Protected Fund 137, Bahana Altera Protected Fund 133, Bahana Pendapatan Tetap Regular, Bahana Core Protected Fund 138, Bahana Likuid Plus, Bahana Priva Protected Fund 140, Bahana Core Protected Fund 141, Bahana Priva Protected Fund 148, Bahana Priva Protected Fund 142, Bahana Stellar Equity Fund, Bahana Premium Protected Fund USD 2, Bahana Core Plus Protected Fund 146, Bahana Premium Protected Fund 143, Bahana Premium Protected Fund 145, Bahana Premium Protected Fund 144, Bahana Alpha Fixed Income Fund, Bahana Core Plus Protected Fund 147, dan Bahana Premium Protected Fund 154.

Pada 2018, Bahana TCW meluncurkan Bahana Core Plus Protected Fund 151, Bahana Explorer Equity Fund, Bahana Cash Management, Bahana Core Plus Protected Fund 150, Bahana Ultima Protected Fund 153, Bahana Progressive Protected Fund 159, Bahana Core Protected Fund USD 1, Bahana Premium Protected Fund 155, Bahana Merdeka Terproteksi, Bahana Priva Protected Fund 149, Bahana Core Protected Fund USD 3, Bahana Centrum Protected Fund 156, Bahana Core Plus Protected Fund 152, Bahana Centrum Protected Fund 158, Bahana Protected Fund 160, Bahana Progressive Protected Fund 161, Bahana Centrum Protected Fund 157, Bahana Centrum Protected Fund 164, Bahana Core Protected Fund USD 2, Bahana Progressive Protected Fund 165, Bahana Progressive Protected Fund 166, Bahana Centrum Protected Fund 162, Bahana Centrum Protected Fund 175, Bahana Core Protected Fund USD 3, Bahana Protected Fund 169, Bahana Progressive Protected Fund 168, Bahana Protected Fund 171, Bahana Progressive Protected Fund 178, dan Bahana Progressive Protected Fund 173. 

Pada 2019, Bahana TCW meluncurkan Bahana Centrum Protected Fund 179, Bahana Progressive Protected Fund 177, Bahana Progressive Protected Fund 176, Bahana Progressive Protected Fund 172, Bahana Kas Syariah Fund, Bahana Progressive Protected Fund 183, Bahana Misbah Syariah, Bahana Centrum Protected Fund 192, Bahana Progressive Protected Fund 184, Bahana Progressive Protected Fund 189, Bahana Centrum Protected Fund 193, Bahana Progressive Protected Fund 187, Bahana Akselerasi Multi Flexi Saham, Bahana ETF Bisnis-27, Bahana Progessive Protected Fund 188, Bahana Centrum Protected Fund 194, Bahana Protected Fund 170, dan Bahana Progessive Protected Fund 196.

Pada 2020, Bahana TCW meluncurkan Bahana Progressive Protected Fund 199 dan Bahana Alhami Syariah.

Dalam melakukan pengelolaan investasi, Bahana TCW selalu menggunakan kombinasi pendekatan Top Down Approach dan Bottom Up Approach, dimana akan dilakukan analisis terhadap faktor-faktor ekonomi global maupun domestik untuk mendapatkan pilihan kelas aset serta industri dimana investasi akan ditempatkan (Top Down Approach) dan analisis terhadap perusahaan-perusahaan atau surat-surat berharga yang terdapat baik dalam kelas aset maupun industri, untuk mendapatkan saham atau surat berharga yang terbaik (Bottom Up Approach).

Fungsi kontrol adalah merupakan hal yang amat penting bagi Bahana TCW, dimana Tim Pengelola Investasi yang diawasi oleh Komite Investasi akan melakukan Strategy Meeting secara berkala, untuk melakukan evaluasi terhadap strategi yang telah diambil dan dijalankan serta menentukan strategi investasi untuk jangka waktu tertentu berikutnya.


Produk Reksa Dana


Berikut adalah daftar produk reksa dana dari Bahana, yang bisa dicek di website resminya, klik di sini.

Bahana Dana Likuid


Bahana Dana Likuid (BDL) adalah Reksa Dana Pasar Uang (100% Pasar Uang/Kas) yang memberikan solusi manajemen likuiditas jangka pendek bagi para investor dengan tetap memberikan imbal hasil yang optimal melalui penempatan pada instrumen pasar uang seperti deposito. BDL cocok untuk profil nasabah konservatif.

NAB / UNIT
Rp 1,584.43
per 04 Jun 2020

JUMLAH DANA KELOLAAN
Rp 3466.86 Miliar

Sebesar 100 % (seratus persen) pada Instrumen Pasar Uang yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun , yaitu antara lain Surat Utang Negara yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1(satu) tahun, Sertifikat Bank Indonesia, Surat Berharga Negara, Deposito, Sertifikat Deposito, transaksi REPO dan surat utang lainnya yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun dan diterbitkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.


Reksa Dana Bahana Likuid Plus


Bahana Likuid Plus (BDLP) adalah reksa dana yang berinvestasi pada instrumen pasar uang dalam negeri antara lain Sertifikat Deposito, Deposito dan/atau Efek Bersifat Utang yang diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau Efek Bersifat Utang yang sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 (satu) tahun sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. BDLP cocok untuk profil nasabah konservatif. 

NAB / UNIT
Rp 1,181.35
per 04 Jun 2020

JUMLAH DANA KELOLAAN
Rp 100.51 Miliar


 Bahana Pendapatan Tetap Makara Prima


Kehati Lestari


Reksa Dana Syariah Bahana PTS Generasi Gemilang


Bahana Quant Strategy


Bahana Dana Infrastruktur


Bahana Trailblazer Fund


Dana Ekuitas Andalan


Bahana Dana Ekuitas Prima


Bahana Dana Prima


Bahana Primavera 99 Kelas G

Asian Bond Fund IBI

Ganesha Abadi

Bahana Primavera 99 Kelas S


Produk Reksa Dana Syariah


Bahana Likuid Syariah Kelas S 

Memberikan solusi manajemen likuiditas jangka pendek bagi para investor dengan tetap memberikan imbal hasil yang optimal melalui penempatan pada instrumen pasar uang seperti deposito syariah.
 
Tujuan Investasi
BLS adalah RD Pasar Uang Syariah (100% Pasar Uang/Kas) yang  memberikan solusi manajemen likuiditas jangka pendek bagi  para investor dengan tetap memberikan imbal hasil yang optimal  melalui penempatan pada instrumen pasar uang seperti deposito  syariah. BLS cocok untuk profil nasabah konservatif

Alokasi Aset
- Likuiditas (100%)

Strategi Investasi
‐ Risiko perubahan kondisi  ekonomi dan politik
‐ Risiko berkurangnya nilai investasi
‐ Risiko likuiditas
‐ Risiko kredit

Alokasi Sektor 
Perbankan dan keuangan (100%)

Efek Dalam Portofolio (Top 5)
- Bank Muamalat 
- Bank Riau Syariah
- Bank Bukopin Sayariah
- BJB Syariah
- Bank Mega Syariah 

Bahana MES Syariah Fund

Jembatan penghimpunan dana jangka panjang guna mendukung pelaksanaan program organisasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) seperti beasiswa ekonomi syariah dan program pengembangan ekonomi syariah.

Tujuan Investasi
Mendapatkan tingkat pertumbuhan yang stabil dan optimal  melalui investasi pada Efek bersifat utang

Alokasi Aset 
- Obligasi (99%)
- Likuiditas (1%)

Strategi Investasi
‐  80%  s/d   100% dalam efek bersifat utang ‐    0%  s/d     20% instrumen pasar uang

Alokasi Sektor 
Pemerintah (99%)
Lain-lain (1%)

Efek Dalam Portofolio 
Obligasi pemerintah (99%) 

Bahana ICon Syariah

Reksa Dana Saham Syariah dengan fokus investasi pada sektor yang diyakini akan menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan yakni sektor infrastruktur dan barang konsumen.
 
Tujuan Investasi
Memberikan apresiasi nilai investasi melalui pertumbuhan bagi  hasil optimal melalui efek bersifat ekuitas dan instrumen pasar  uang yang berpedoman pada syariah islam dengan hasil investasi  yang bersih dari unsur riba, gharar, dan maisir. 

Alokasi Aset
- Saham (98%)
- Likuiditas (2%)

Strategi Investasi 
ICon adalah RD Saham Syariah (80100% Saham, 020% Pasar  Uang/Kas) dengan fokus investasi pada sektor yang diyakini akan  menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa  depan yakni sektor infrastruktur dan barang konsumen. ICon  cocok untuk profil nasabah moderatagresif.

Alokasi Sektor 
- Industri Barang Konsumsi (22%)
- Infrastruktur, Utilitas, & Transportasi (21%)
- Industri Dasar & Kimia (17%)
- Properti & Real Estat (13%)
- Perdagangan, Jasa & Investasi (11%)
 
Efek Dalam Portofolio 
- Telekomunikasi Indonesia (Saham: 19%)
- Unilever Indonesia (Saham: 14%)
- Indocement Tunggal Prakarsa (Saham: 9%)
- United Tractors (Saham: 8%) 
- PT.ADARO ENERGY (Saham: 6%)

Bahana USD Global Sharia Equities

Produk ini akan akan berinvestasi pada Efek Syariah luar negeri  paling sedikit 51% (lima puluh satu persen) dari Nilai Aktiva Bersih BAHANA SHARIA  GLOBAL EMERGING USD yang dimuat dalam Daftar Efek Syariah yang dikeluarkan  oleh PT Bahana TCW Investment Management selaku Pihak Penerbit Daftar Efek  Syariah dengan memperhatikan peraturan perundang‐undangan yang berlaku yang  mendasari penerbitan Efek Syariah luar negeri.

Tujuan investasi produk ini adalah untuk memperoleh  tingkat pengembalian yang optimal dalam jangka panjang melalui mayoritas investasi  pada Efek Syariah Luar Negeri bersifat Ekuitas maupun Efek Syariah dalam negeri  dengan berpegang pada proses investasi yang sistematis, disiplin dan memperhatikan  faktor risiko

Efek Dalam Portofolio (Top 5)
- CONOCCO PHILLIPS (Saham: 5%)
- TEXAS INSTRUMENTS (Saham: 5%)
- UNION PACIFIC CORP (Saham: 4%)
- ROYAL DUTCH SHELL (Saham: 4%) 




NOTE


Data dikompilasi dari website link.bahanatcw.com/ dengan akses terakhir pada 7 Juni 2020

Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Sesuai Undang-Undang Pasar Modal, Reksa Dana dapat berbentuk Perseroan Tertutup atau Terbuka dan Kontrak Investasi Kolektif.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama