Ticker

8/recent/ticker-posts

Laporan Keuangan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI)

 


Receh.in - PT Adhi Karya Tbk. (ADHI) adalah salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi dan berkantor pusat di Jakarta.

ADHI membukukan laba bersih pada 2021 sebesar Rp55,2 miliar, naik bila di bandingkan dengan periode yang sama 2020 sebesar 24,0 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp15,33 per lembar.

ADHI mencatat pendapatan usaha Rp11,53 triliun naik 6,49% dibandingkan dengan 2020 yang sebesar Rp10,82 triliun.

Beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp9,77 triliun dari Rp9,09 triliun. Hal ini membuat laba bruto per 2021 naik tipis menjadi Rp1,75 triliun dari Rp1,73 triliun pada 2020.

ADHI berhasil melakukan efisiensi dengan menekan beban usaha menjadi Rp635,36 miliar pada 2021 turun dibandingkan dengan Rp727,68 miliar pada 2020. 

Hasilnya, laba usaha perseroan meningkat menjadi Rp1,12 triliun dari Rp1 triliun. Pada 2021, perseroan juga berhasil mencatatkan kenaikan pesat pada bagian laba ventura bersama menjadi Rp361,81 miliar naik 130,76% daripada 2020 yang sebesar Rp156,79 miliar.

Berikut Laporan Keuangan ADHI 2021 Lengkap (pdf)


Profil Singkat

Nama Adhi Karya untuk pertama kalinya tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja tanggal 11 Maret 1960. 

Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 65 tahun 1961 Adhi Karya ditetapkan menjadi Perusahaan Negara Adhi Karya. Pada tahun itu juga, berdasarkan PP yang sama Perusahaan Konstruksi bekas milik Belanda yang telah dinasionalisasikan, Associate NV, dilebur ke dalam Perusahaan.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“Perusahaan”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 1 tanggal 1 Juni 1974 dari Kartini Mulyadi, S.H., yang telah diubah dengan akta No. 2 tanggal 3 Desember 1974 dari notaris yang sama.

Akta Pendirian ini telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/5/13 tanggal 17 Januari 1975, dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 85 tanggal 24 Oktober 1975, Tambahan No. 600.

Ruang lingkup bidang usaha Perusahaan meliputi:

  • a. Konstruksi;
  • b. Konsultasi manajemen dan rekayasa industri (Engineering Procurement and Construction/EPC);
  • c. Penyelenggaraan prasarana dan sarana perkeretaapian;
  • d. Investasi, perdagangan umum, jasa pengadaan barang, industri pabrikasi beton pracetak (precast), jasa dalam bidang teknologi informasi, dan agro industri; dan
  • e. Properti, hotel, dan real estat.

Kantor pusat Perusahaan berkedudukan di Jalan Raya Pasar Minggu Km.18, Jakarta.

Pemerintah Negara Republik Indonesia adalah pemegang saham utama dari Grup.


Posting Komentar

0 Komentar